Media Mbojo Bicara - Kejadian ini terjadi di bengkulu, sesuatu yang dihawatirkan kini terjadi seorang bocah 6 tahun di gigit oleh harimau sumatera, sehingga paha dengan lehernya hulang, bocah tersebut bernama Fitriani, salah satu warga Desa Tebat Monok, tubuh korban tersebut sempat dibawa keliling hutan oleh harimau sebelum ditemukan oleh orang tuannya, saat ditemukan jasad korban berjarak 500meter dari pondoknya, kejadian ini sekitar pukul 08.15 wib di bukit Dendan Kepahiang.
Untuk mengefakuasi jasad korban, Kapolres Kepahiang AKBP menurunkan satu unit mobil patroli Ford Ranger, dan akhirnya jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim yang turun dari polres tersebut.
Saat ditemukan jasad korban, kaki kirinya sudah tidak ada, cuma yang terlihat hanya tulang didekat jasad korban yang diduga adalah tulang kaki korban tersebut, dan dileher korban terlihat ada bekas cakaran harimau, begitu juga dibeberapa tempat dibadan korban, jasad korban dilarikan langsung ke rumah keluarganya untuk di kebumikan karena pihak keluarga menolak untuk di otopsi oleh pihak polisi.
Saat ditanya orang tuanya yang menjadi saksi mata anaknya yang dimangsa oleh harimau tersebut, dia tidak kuasa untuk mengingat kembali saat anaknya dimangsa oleh harimau tersebut, Fitriani adalah putri bungsu dari Yudin, dia melihat kedatangan harimau yang memangsa anaknya itu sebesar sapi yang mau dipotong, ujarnya.
Menurut Yudin Bapak Korban bahwa panjang Harimau tersebut sekitar 120 CM, itu sama persis dengan sapi yang sudah bisa dipotong.
Sebenarnya harimau itu sudah lama mengincar mangsanya disitu, kebetulan Fitriani dan Adun kakaknya itu sedang main bola dihalaman pondok, sedangkan ibunya sedang berkerja dibelakang pondok, posisi adul saat itu dekat dengan pondok sedangkan fitri agak dekat dengan hutan, saat itu ibunya mendengar teriakan adul yang berlari mendekatinya sambil berteriak, mak mak mak, adik dimakan binatang.
Saat itu Ibu korban sempat mengejar harimau yang memangsa ankanya itu, namun kita tau sendiri kecepatan harimau saat dia lari sangat cepat, apa lagi seorang perempuan yang mengejarnya, namun hanya tangisan duka cita yang dia sampaikan ke kantor polisi untuk pertolongan, dan tidak lama kemudian polres sampai ke tempat kejadian untuk mengefakuasi jasad korban.
No comments