
MEDIAMBOJO.COM : Akibat gempa bumi yang menghujam Aceh mengakibatkan Mesjid runtuh dan 9 anak meninggal tertimbun, bagai mana tidak, Gempa 6,2 skala richter, saat itu belasan anak sedang mengaji didalam masjid tersebut. Kejadian ini di daerah Kampung Blang Mancung, kec. Ketol Kab. Aceh Tengah.
Kini personil TNI terlibat dalam kejadian ini untuk mencari korban reruntuhan bangunan, begitu juga alat berat turut sibuk untuk mencari kembali korban gempa yang tertimbun, hingga saat ini yang ditemukan 9 anak yang sudah tak bernyawa.
Media Mbojo mendengar kabar dari okezone yang dilaporkan oleh seorang pegiat LSM di Takengon, Aceh Tengah, Rahman 25 Tahun, bahwa hingga pukul 23.00 wib tadi, telah menemukan 9 anak yang tewas akibat gempa 6,2 tersebut
Rahmat yang ikut proses evakuasi korban mengatakan, semua korban yang masih di bawah reruntuhan bangunan saat ini diperkirakan sudah meninggal. Menurutnya sebelum gempa 6,2 SR mengguncang daerah itu, Selasa 2 Juli siang, belasan anak-anak kampung tersebut sedang mengaji di masjid. Beberapa bocah duduk di teras masjid sambil memegang benang layang-layang.
Menurut Rahmat yang ikut membantu mengevakuasi korban reruntuhan bahwa, anak yang ada dibawah reruntuhan tersebut diperkirakan sudah meninggal semua, dan didalam reruntuhan tersebut tidak ada orang dewasa melainkan anak dibawah umur, menurut cerita yang di dengar oleh Media Mbojo, bahwa sebelum terjadinya gempa yang menghujam aceh, belasan anak-anak mengaji didalam mesjid tersebut, dan beberapa anak yang sedang duduk di emperan mesjid, saat itu cuma ada dua bocah yang selamat, yaitu yang berumur 13 tahun dan yang satunya baru berumur 3 tahun.
Namun mengalami luka yang sangat serius akibat hentakan bangunan runtuh, anak berdua berhasil dikeluarkan melalui sela-sela reruntuhan bangunan, namun anak yang berumur 3 tahun mengalami patah tangan dan yang berumur 13 tahun mengalami putus kaki, sungguh nahas nasib anak tersebut, kesakitan yang sangat memprihatinkan.
Media Mbojo sangat berharap agar bisa diselesaikan secara bersih korban akibat reruntuhan bangunan tersebut.
No comments